.Malang, Newscakra.com – Hari Krida Pertanian diperingati setiap tahun tepatnya pada tanggal 21 Juni. Peringatan ini merupakan hari besar dalam bentuk rasa syukur, penghargaan dan mawas diri bagi masyarakat yang bergerak di bidang pertanian, peternakan, dan perikanan di seluruh Indonesia.
Peringatan hari Krida Pertanian ini sarat akan makna dan sejarah, seperti yang disampaikan kepala Dispengtan kota Malang Slamet Husnan Hariyadi S.P. bahwa makna Tanggal 21 Juni ini dipilih sebagai bentuk tanda berakhirnya satu tahun kalender Pranata Mangsa (sistem penanggalan tradisional yang digunakan oleh petani dalam mengelola siklus pertanian).Yang tujuannya adalah menjadi momentum apresiasi pemerintah dan masyarakat kepada para petani dan penyuluh sebagai pahlawan pangan nasional.
Ditambahkan oleh Slamet biasanya Hari Krida Pertanian ini diperingati dengan berbagai macam kegiatan seperti pameran produk pertanian, penyuluhan, apresiasi teknologi pertanian, dan gerakan peningkatan produksi pangan.
“Tanggal 21 Juni 2026 ini merupakan peringatan Hari Krida Pertanian yang ke-54 dimana Penetapan tanggal 21 Juni pertama kali dicetuskan dan ditetapkan oleh pemerintah Indonesia pada tahun 1972 ,Dan kata “Krida” diserap dari bahasa Sansekerta yang memiliki arti perbuatan, tindakan, hasil kerja, atau olah bakti” pungkas Slamet.






