KABUPATEN BANDUNG
Newscakra — Bupati Bandung, Dadang Supriatna, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung untuk senantiasa mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi maupun golongan dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
Pesan tersebut disampaikan oleh Bupati yang akrab disapa Kang DS (KDS) ini dalam kegiatan Siraman Rohani Awal Bulan November di Gedung Mohammad Toha, Soreang, Senin (2/11/2026).
“Hakikatnya kita sebagai pelayan yang tentunya harus selalu mengedepankan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi dan golongan,” tegas Kang DS.
Guna meningkatkan efektivitas pembinaan karakter aparatur, Kang DS mengungkapkan bahwa format siraman rohani mulai bulan depan akan dikembangkan menjadi diskusi dua arah agar pembahasan materi bisa lebih mendalam. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga adab interaksi antarsejawat serta pembentukan akhlak ASN agar menjadi panutan masyarakat.

Penanganan Banjir Margahayu dan Kebut Rutilahu
Dalam kesempatan tersebut, Kang DS menyinggung sejumlah isu krusial daerah, salah satunya persoalan banjir di kawasan Taman Kopo Indah (Jadek), Kecamatan Margahayu, yang kerap muncul saat hujan deras.
“Di Jadek, Margahayu, hujan satu jam saja sudah banjir. Kemarin sudah kita lakukan komunikasi dengan Pak Gubernur, dan alhamdulillah dianggarkan Rp2 miliar untuk penyelesaian Jadek dan sekitarnya,” ungkapnya.
Selain masalah banjir, Kang DS menyoroti masih banyaknya Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Kabupaten Bandung yang mencapai sekitar 45.000 unit. Ia menjelaskan bahwa salah satu kantong kemiskinan ekstrem berada di Kecamatan Pangalengan, yang didominasi para pensiunan perkebunan tinggal di atas lahan PTPN dengan pendapatan terbatas.
“Rumah yang di atas tanah PTPN itu kebanyakan pensiunan. Uang pensiunnya hanya Rp200.000 sebulan. Maka kantong kemiskinan ekstrem itu berada di Kecamatan Pangalengan,” ujarny.
Ia berharap program dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dapat mempercepat penuntasan Rutilahu, melengkapi capaian periode pertama Pemkab Bandung yang telah menyelesaikan perbaikan 32.000 unit rumah.

Capaian Penghimpunan Dana BAZNAS dan Agenda Fun Walk 2026
Sementara itu, Kepala BAZNAS Kabupaten Bandung, Yusuf Ali Tantowi, melaporkan bahwa penghimpunan zakat, infak, dan sedekah selama Oktober 2026 mencapai Rp2,59 miliar. Penerimaan terbesar berasal dari ASN Pemkab Bandung (Rp423 juta), Kementerian Agama (Rp288 juta), UPJ PUD (Rp82 juta), dan masyarakat umum (Rp67 juta).
Pada bulan yang sama, penyaluran bantuan BAZNAS mencapai Rp2,8 miliar yang menjangkau berbagai bidang:
-
Kemanusiaan: 1.739 penerima manfaat
-
Dakwah & Advokasi: 1.014 penerima manfaat (termasuk insentif ustaz)
-
Kesehatan: 53 orang
-
Pendidikan: 31 orang
-
Pengembangan Ekonomi: 27 orang
Yusuf memberikan apresiasi khusus kepada Dinas Pendidikan atas capaian pengumpulan infak tertinggi pascapenerbitan sekitar 1.000 SK ke sekolah-sekolah.
Menandai tiga tahun kepemimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung, masyarakat dan ASN diundang untuk menyukseskan BAZNAS Fun Walk 2026 bertema Healthy and Charity yang akan digelar pada 21 November 2026 di Dome Balerame, Soreang. Acara tersebut akan dimeriahkan dengan pengobatan gratis, diskusi, serta bazar dari 30 UMKM binaan BAZNAS.






