UPT SMPN 7 GRESIK LURUSKAN ISU TANDON AIR: PEMBANGUNAN DILAKUKAN TRANSPARAN DAN LIBATKAN KOMITE

Redaksi

Gresik ,Newscakra.com  – Kepala UPT SMP Negeri 7 Gresik, Rahmad Safari, http://S.Pd., http://M.Pd., memberikan klarifikasi resmi terkait pembangunan tandon air di lingkungan sekolah. Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan pemberitaan yang beredar di masyarakat.

Rahmad menegaskan sekolah berkomitmen pada keterbukaan informasi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran.

“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi wali murid, masyarakat, maupun media yang ingin mengetahui program kerja dan pembangunan di UPT SMPN 7 Gresik. Kritik yang membangun kami terima demi peningkatan mutu pendidikan,” ujar Rahmad, Rabu [15/7/2026].

Menurut pihak sekolah, pembangunan tandon air baru dilakukan untuk menjawab kebutuhan dasar yang selama ini terkendala. Tandon lama mengalami kerusakan dan kapasitasnya terbatas, sehingga distribusi air sering terhambat saat musim kemarau.

Keberadaan tandon baru difungsikan untuk 3 hal utama:

1. Fasilitas Sanitasi : Menjamin ketersediaan air bersih di toilet siswa dan guru.
2. Fasilitas Ibadah : Memenuhi kebutuhan air wudhu di mushola agar lebih representatif.
3. Pemeliharaan Lingkungan : Mendukung penyiraman taman dan penghijauan lingkungan sekolah.

Menanggapi isu yang menyebut pengelolaan Dana BOS tidak transparan dan tanpa melibatkan Komite, pihak sekolah membantah hal tersebut. Rahmad memaparkan kronologi perencanaan:

1. Musyawarah Perencanaan : Kebutuhan tandon air dibahas bersama Komite Sekolah. Komite bahkan mengusulkan agar pengadaan dianggarkan pada tahun 2026 melalui Dana Bantuan Operasional Sekolah .
2. Penyusunan ARKAS : Usulan tersebut dibahas dalam rapat internal guru dan penanggung jawab program, sebelum diinput ke Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah .
3. Keterlibatan Komite: Komite terlibat sejak awal. Wakil Ketua Komite bidang Sarana dan Prasarana turut mengawal proses penyusunan anggaran.
4. Sistem Pengadaan Akuntabel : Seluruh belanja barang dan operasional tandon dilakukan melalui SIPLah. Sistem ini memantau dan mengawasi setiap transaksi secara langsung oleh Kementerian Pendidikan.

Baca juga
Diduga Tabrak Aturan LSD, Pengembang Timbun Lahan Sawah Produktif di Kelurahan Mimbaan

“Jadi tidak benar jika dikatakan komite tidak tahu. Semua proses kami lakukan sesuai prosedur dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Rahmad.

Melalui hak jawab ini, UPT SMPN 7 Gresik berharap masyarakat dan wali murid memperoleh informasi yang berimbang.

Pihak sekolah berkomitmen terus menjalankan tata kelola anggaran yang jujur, bersih, dan akuntabel. Tujuannya untuk mendukung kenyamanan dan kelancaran kegiatan belajar mengajar.