Lulus 100%, 26 Siswa SMK Farmasi IKASARI Dumai Resmi Dilantik Jadi Asisten Tenaga Kefarmasian

Redaksi
Oplus_131072

DUMAI, Newscakra.com – Suatu pencapaian luar biasa diraih oleh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Farmasi IKASARI Kota Dumai pada Tahun Pelajaran 2025/2026, di mana seluruh 26 lulusan kelas XII berhasil menyelesaikan pendidikan dengan predikat kelulusan 100%. Keberhasilan ini ditandai dengan pelantikan dan pengambilan sumpah janji mereka sebagai Asisten Tenaga Kefarmasian.

Acara sakral ini dipimpin oleh Ketua Pengurus Daerah Riau Ikatan Vokasi Farmasi Indonesia (IVFI), Bapak apt. Dedy Agustriantoni, S. Farm, dan dilaksanakan di Aula Serbaguna SMKF IKASARI Dumai, Purnama, Dumai Barat.

Dalam sambutannya, Sekretaris Yayasan Universitas Riau yang menaungi SMKF IKASARI Dumai, Drs. Jasril, M.Si, M.H, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh keluarga besar SMKF IKASARI Dumai. Ia menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momen penting yang menandai lahirnya tenaga kefarmasian muda yang mengemban amanah moral, etika profesi, serta komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“SMKF IKASARI Dumai terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasi, khususnya di bidang kefarmasian,” ujarnya, seraya berharap sekolah ini dapat terus unggul dan melahirkan generasi yang kompeten serta berdaya saing.

Kepala SMKF IKASARI Dumai, Ibu Ridha Naraheni, A.Md, Keb, menjelaskan bahwa sekolah memiliki dua program keahlian unggulan: Farmasi dan Kimia Industri, yang dirancang untuk menjawab kebutuhan dunia usaha dan industri. Dengan total 123 murid saat ini, sekolah terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan melalui tenaga pendidik profesional dan fasilitas praktik yang memadai. Ibu Ridha memohon doa dan dukungan agar SMK Farmasi Ikasari Dumai semakin dipercaya masyarakat dan dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi unggul. Ia juga mengingatkan para lulusan bahwa sumpah janji yang diucapkan adalah amanah moral untuk menjalankan profesi dengan jujur, disiplin, dan profesional.

Baca juga
PABRIK ROTI DI FAJAR AGUNG BARAT PRINGSEWU DIDUGA BEROPERASI TANPA IZIN SELAMA 8 TAHUN

Ketua Asosiasi Pendidikan Menengah Farmasi Indonesia (APMFI) Koordinator Wilayah Riau, yang diwakili oleh Sekretaris APMFI, Ibu apt. Yannet Triski Ningrum, M.Farm, menambahkan bahwa SMK mempersiapkan lulusan untuk siap Bekerja, Melanjutkan, dan Berwirausaha (BMW). Ia mendorong para lulusan untuk tidak berpuas diri dan terus mengembangkan pendidikan serta pengalaman mereka, minimal hingga jenjang Diploma (DIII), guna meningkatkan daya saing di era disrupsi ini. APMFI berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi lulusan SMK Farmasi.

Kepala Seksi Pembinaan SMK Cabang Wilayah II, Bapak Henjie Susilo, S.E., turut memberikan motivasi kepada para lulusan, mendorong mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S1, Pendidikan Profesi Apoteker (PSPA), S2, dan S3 agar dapat terus berkembang dan bersaing.

Acara ini dihadiri pula oleh rohaniawan Islam Bapak Muhammad Zaid, S.T, M.Pd., pengurus Pembina SMK Kota Dumai Bapak Setyo Sunarso, S.Pd., para orang tua/wali lulusan, dan undangan lainnya.