Pringsewu,Newscakra.com – Program ketahanan pangan di Pekon Srikaton, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu,Lampung. menunjukkan hasil yang positif. Melalui Badan Usaha Milik Desa( BUMDes) Katon Maju masyarakat kini mulai merasakan manfaat dari pengembangan usaha peternakan ayam petelur yang didanai dari Dana Desa Tahun 2025. Kamis 18 Juni 2026
Ketua BUMDes Katon Maju, Dwi Budi Prastyo menyampaikan,bahwa program ini telah berjalan sejak Februari 2026 dan kini dengan progres mencapai sekitar 90 persen.
“Alhamdulillah program ini berjalan lancar. Saat ini perkembangan sudah sekitar 90 persen dan mulai memberikan hasil yang dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, BUMDes mengelola sekitar 800 ekor ayam petelur dengan total anggaran sebesar Rp191.746.000, yang mencakup kebutuhan kandang, pakan, serta operasional. Perawatan ayam dilakukan secara rutin, termasuk pemberian vitamin dan vaksin.
Meski demikian, tantangan tetap ada, terutama dari faktor cuaca yang tidak menentu. Perubahan suhu antara panas dan hujan dapat memengaruhi stabilitas produksi telur.
“Cuaca sangat berpengaruh terhadap produksi. Kalau tidak stabil, hasil telur bisa ikut turun, tapi sejauh ini masih bisa kami atasi,” jelasnya.
Untuk mendistribusikan hasil produksi, BUMDes membuka posko penjualan telur murah bagi masyarakat. Langkah ini bertujuan membantu warga mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau, terutama di tengah kebutuhan yang meningkat.
Melalui program ini, masyarakat bisa mendapatkan telur dengan selisih harga sekitar Rp2.000 lebih murah dibanding harga di pasaran. Hal ini dirasakan sangat membantu, khususnya bagi pelaku usaha kecil seperti pembuat kue maupun kebutuhan rumah tangga.
“Selisih harga ini cukup membantu masyarakat, apalagi saat kebutuhan meningkat,” tambahnya.
Program ini juga membuka peluang kerja bagi warga setempat. Saat ini, pengelolaan usaha melibatkan sekitar Enam orang pengurus yang bertanggung jawab atas operasional, perawatan, hingga distribusi hasil produksi.
Ke depan, BUMDes Katon Maju berharap program ketahanan pangan ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Pekon Srikaton, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi.






