Gelar Apel Pagi Strategis, Kantah Tapsel Tekankan Disiplin Yuridis dan Pelayanan Tanpa Sengketa

Redaksi

TAPSEL, Newscakara.com – Dalam upaya berkesinambungan untuk memperkuat roda birokrasi dan meningkatkan mutu pelayanan reforma agraria, Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) kembali menggelar agenda rutin apel pagi pada Kamis, (13/8/2026).

Momentum ini bukan sekadar seremonial formal, melainkan instrumen strategis untuk melakukan konsolidasi internal, penyelarasan visi, serta penegasan komitmen kerja di lingkungan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Bertindak selaku pimpinan apel dalam kesempatan tersebut adalah Kepala Seksi Pengendalian dan Penanganan Sengketa Kantah Kabupaten Tapanuli Selatan, Reza Muhammad Fahri, S.H., M.H. Kehadiran beliau sebagai pembina memberikan warna tersendiri, mengingat urgensi penegakan hukum tata ruang, mitigasi konflik pertanahan, dan kepastian hukum hak atas tanah kini menjadi prioritas utama pembangunan daerah di wilayah Sumatera Utara.

Dalam amanatnya yang sarat akan dimensi intelektual dan pendekatan yuridis, Reza Muhammad Fahri menekankan pentingnya sinergitas lintas sektoral dan penguatan integritas personal bagi setiap insan pertanahan. Beliau menggarisbawahi bahwa penanganan sengketa konflik agraria harus dimulai dari ketertiban administrasi internal, yang fondasinya dibangun sejak menit pertama jam kerja melalui disiplin apel pagi.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa tantangan sengketa tanah ke depan akan semakin kompleks seiring pesatnya laju investasi dan dinamika sosial masyarakat di Tapanuli Selatan. Oleh sebab itu, fungsi pengendalian dan pencegahan konflik harus diinternalisasi oleh seluruh elemen pegawai agar potensi sengketa dapat dimitigasi secara preventif melalui pelayanan yang transparan dan akuntabel.

Pelaksanaan apel yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Pertanahan Kabupaten Tapanuli Selatan ini dihadiri secara kuantitatif oleh seluruh lini sumber daya manusia yang ada. Partisipasi aktif terlihat mulai dari jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN), hingga jajaran Angkatan Satuan Pengamanan (ASK).

Baca juga
Proyek P3-TGAI di Desa Kedungdowo Situbondo Disorot, Kualitas Bangunan Dipertanyakan

Kehadiran seluruh komponen pegawai, dari staf administratif hingga unit pengamanan, mencerminkan adanya struktur organisasi yang solid dan inklusif. Di dalam ekosistem kerja Kantah Tapsel, tidak ada dikotomi peran, melainkan sebuah kesatuan sistem di mana setiap individu memiliki kontribusi krusial dalam menyukseskan program strategis nasional terkait agraria.

Secara profesional, kegiatan ini juga menjadi medium evaluasi kinerja mingguan secara makro untuk meninjau sejauh mana target-target penyelesaian sertifikasi tanah, redistribusi lahan, dan penanganan berkas perkara sengketa yang sedang berjalan. Dengan demikian, manajemen waktu dan efisiensi birokrasi dapat diukur dan ditingkatkan secara konstan demi kepuasan masyarakat luas.

Melalui kepemimpinan yang berbasis pada kompetensi hukum dan manajerial yang kuat, Kantah Tapsel optimis mampu mereduksi angka sengketa pertanahan di wilayah hukumnya secara signifikan. Pendekatan persuasif dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku menjadi pilar utama yang terus ditekankan kepada seluruh pegawai dalam berinteraksi dengan pemangku kepentingan.

Apel pagi ini ditutup dengan doa bersama dan komitmen kolektif untuk menjaga netralitas, profesionalitas, serta etos kerja tinggi. Melalui konsolidasi yang matang ini, Kantor Pertanahan Kabupaten Tapanuli Selatan siap menjawab tantangan zaman dan mengawal pemanfaatan ruang bumi yang berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat Tapsel.

Penulis: A.HRPEditor: Red