Warga Bawean Geram: Proyek Pengaspalan Alun-Alun Sangkapura Gresik Dinilai Asal-Asalan, Aspal Sering Meleleh

Redaksi

NEWS CAKRA, GRESIK — Kualitas infrastruktur jalan di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, kembali menuai sorotan tajam. Proyek pengaspalan di kawasan Alun-Alun Sangkapura dikeluhkan masyarakat akibat aspal yang berulang kali meleleh dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Ketua LSM GMBI KSM Sangkapura, Junaidi, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima banyak pengaduan dari warga setempat. Penanganan darurat yang dilakukan pihak terkait dengan menaburkan pasir laut di atas aspal yang meleleh justru memicu masalah baru.

● Bahaya bagi Pengendara: Taburan pasir laut bercampur debu membuat permukaan jalan menjadi licin dan memicu kecelakaan, khususnya bagi pengendara roda dua.
● Gangguan Kesehatan: Debu pasir yang beterbangan mengganggu pernapasan warga sekitar, memaksa mereka membersihkan halaman rumah setiap hari.

Menanggapi keluhan tersebut, pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) beralasan bahwa melelehnya aspal merupakan hal yang wajar karena menggunakan jenis aspal curah. Namun, alasan ini langsung dipatahkan oleh temuan di lapangan.

“Alasan dari PU tidak masuk akal. Pekerjaan pengaspalan di tingkat desa juga sama-sama menggunakan aspal curah, tetapi kualitasnya bagus dan tidak meleleh. Kami menduga kualitas aspal dari proyek PU ini sangat diragukan dan patut dievaluasi,” tegas Junaidi, Rabu (16/9/2026).

Atas temuan ini, masyarakat Sangkapura mendesak Dinas PU Kabupaten Gresik untuk lebih selektif dan menggunakan material berkualitas tinggi pada setiap pengerjaan infrastruktur ke depannya.

Junaidi mengingatkan bahwa warga yang taat membayar pajak memiliki hak penuh atas fasilitas jalan yang layak dan aman, bukan proyek setengah hati yang mengancam keselamatan jiwa.

Baca juga
LBH Cakra Kritik Keras Mandeknya Kasus Korupsi Parkir Dishub: Polres Situbondo Seperti 'Singa Ompong'
Penulis: JNEditor: Red