Targetkan 10.000 Lapangan Kerja Per Tahun, Bupati Bandung Minta Perusahaan Prioritaskan Warga Lokal

Redaksi

KABUPATEN BANDUNG

NEWSCAKRA — Pemerintah Kabupaten Bandung menerima audiensi pengurus dan jajaran Forum Human Resources Development (HRD) Kabupaten Bandung di Kantor Bupati, Soreang, Selasa (3/11/2026).

Kegiatan audiensi dan silaturahmi tersebut menjadi langkah awal konsolidasi kepengurusan baru Forum HRD, sekaligus memperkuat kerja sama antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM) serta penyerapan tenaga kerja lokal.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna (KDS), menyambut hangat jajaran kepengurusan baru Forum HRD. Ia menegaskan bahwa wadah ini memiliki peran strategis bagi para praktisi dan pimpinan HRD untuk saling bertukar informasi, pengalaman, serta pengetahuan di bidang ketenagakerjaan.

“Sesuai dengan tujuannya, Forum HRD adalah wadah berkumpulnya praktisi dan pimpinan HRD atau SDM dari berbagai perusahaan maupun organisasi untuk saling bertukar informasi, pengalaman, serta pengetahuan mengenai tenaga kerja,” ujar KDS.

KDS berharap keberadaan Forum HRD dapat membantu menjaga stabilitas daerah, mendukung pemulihan perusahaan yang sempat tertekan, serta menjaga keberlanjutan iklim investasi.

“Dengan hadirnya Forum HRD, insyaallah bisa membantu memulihkan kembali perusahaan-perusahaan yang sempat terpuruk agar bangkit kembali, sehingga investasi bisa berlanjut dan berkembang,” ucapnya.

Dalam upaya menekan angka pengangguran, Kabupaten Bandung menargetkan penciptaan lapangan kerja dan wirausaha minimal 10.000 orang setiap tahunnya. KDS mendorong agar HRD dapat bekerja sama langsung dengan pemerintah daerah dalam mempersiapkan tenaga kerja secara lebih terukur, dengan memprioritaskan warga lokal.

“Saya berharap penyerapan tenaga kerja ini mengutamakan tenaga kerja lokal, baik yang khusus maupun asli warga Kabupaten Bandung,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemkab Bandung membuka kesempatan luas bagi Forum HRD untuk memanfaatkan fasilitas Balai Latihan Kerja (BLK) sesuai kebutuhan industri, seperti bidang otomotif, bahasa, komputer, digitalisasi, hingga perbengkelan.

Baca juga
Menteri PU Siap Gelontorkan Anggaran Rp220 Miliar untuk Tangani Banjir di Kabupaten Bandung

“Jika Forum HRD mau menggunakan BLK disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan masing-masing, tinggal berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja. Nanti bisa direkrut dan dilatih terlebih dahulu. Silakan sampaikan kebutuhan tenaga kerja dan peralatan pelatihannya, nanti akan saya siapkan agar saat masuk perusahaan mereka sudah siap pakai,” jelas KDS.

Tak hanya fokus pada pelatihan kerja, Pemkab Bandung juga memperhatikan kesejahteraan buruh melalui penyediaan hunian layak. Pemkab Bandung membuka peluang kerja sama pengadaan rumah subsidi dan rumah susun bagi karyawan yang belum memiliki tempat tinggal, khususnya di kawasan Banjaran dan Pameungpeuk.

“Memiliki tempat tinggal adalah hak karyawan. Pemerintah daerah siap menangkap peluang program tiga juta rumah dari Pak Presiden dan memfasilitasi ketersediaan rumah bagi para pekerja,” tambah KDS.

Menanggapi arahan Bupati, Ketua Umum Forum HRD Kabupaten Bandung, Aheng Herwinto, menyampaikan bahwa kepengurusan baru ini mengusung dua agenda utama, yakni konsolidasi internal serta penguatan peran organisasi sebagai mitra strategis Dinas Ketenagakerjaan.

“Intinya ada dua poin. Pertama, konsolidasi internal organisasi, dan kedua, memastikan organisasi ini ke depan dapat tampil lebih eksis dan berkontribusi lebih baik lagi dari sebelumnya di Kabupaten Bandung,” kata Aheng.

Ia menegaskan komitmen Forum HRD untuk terus mendukung terciptanya iklim investasi dan iklim berusaha yang kondusif di wilayah Kabupaten Bandung.

Sumber: Humas Pemkab Bandung – Diskominfo

Penulis: RF.008Editor: Kaperwil Jabar