PASURUAN, newscakra.com — Upaya menjaga kesehatan masyarakat dan mencegah penyebaran penyakit akibat gigitan nyamuk terus digencarkan di wilayah Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Babinsa Koramil 0819/19 Prigen, Sertu Sismadi, turun langsung melaksanakan pengasapan atau fogging di Desa Ketanireng, Kamis (27/8/2026).
Dengan membawa alat fogging, Sertu Sismadi menyusuri permukiman warga dan area yang berpotensi menjadi sarang berkembang biaknya nyamuk. Langkah pencegahan ini difokuskan untuk menekan risiko penularan penyakit berbasis lingkungan, khususnya Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian Babinsa terhadap kondisi kesehatan warga, sekaligus wujud sinergi dan kehadiran TNI dalam membantu masyarakat mengatasi persoalan kesehatan di wilayah binaan.
Dalam kesempatan tersebut, Sertu Sismadi mengimbau masyarakat agar tidak hanya mengandalkan fogging, tetapi juga konsisten menerapkan pola 3M Plus, yaitu:
Menguras dan membersihkan tempat penampungan air secara berkala.
Menutup rapat tempat penyimpanan air.
Mendaur ulang atau menyingkirkan barang bekas yang berpotensi menampung air hujan.
Ia juga mengingatkan bahwa pelaksanaan fogging harus dilakukan secara tepat dan sesuai prosedur. Asap fogging yang terhirup secara langsung dapat mengganggu kesehatan. Oleh karena itu, warga terutama anak-anak, lansia, dan penderita gangguan pernapasan diimbau untuk mengamankan diri dari paparan asap secara berlebihan.
“Pencegahan penyakit harus dilakukan bersama. Fogging hanya salah satu langkah, sedangkan menjaga kebersihan lingkungan dan menghilangkan tempat perkembangbiakan nyamuk merupakan upaya yang tidak kalah penting,” ujar Sertu Sismadi.
Melalui kegiatan ini, lingkungan Desa Ketanireng diharapkan semakin bersih dan sehat, serta kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan terus meningkat demi menekan risiko penyebaran DBD. (*)






