SITUBONDO, Newscakra.com – Kebakaran hebat melanda lahan tebu siap panen milik seorang warga bernama Haji Sucipto di Dusun Timur Curah, Desa Kedungdowo, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo. Insiden yang terjadi tepat saat pelaksanaan ibadah salat Jumat tersebut menghanguskan sekitar 2,5 hektar tanaman tebu dan memicu kerugian material yang ditaksir mencapai Rp175 juta.
Menurut keterangan Haji Sucipto, dirinya pertama kali mengetahui peristiwa kebakaran tersebut setelah mendapatkan laporan dari warga setempat. Begitu menerima informasi, ia yang saat itu tengah bersiap melaksanakan salat Jumat langsung bergegas menuju lokasi kejadian.
“Saya mendapat kabar dari warga bahwa lahan tebu saya terbakar. Kejadiannya pas waktu salat Jumat,” ujar Haji Sucipto.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) segera diterjunkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah. Namun, kobaran api yang telanjur membesar dengan cepat membuat upaya pemadaman gagal diredam sepenuhnya.

Proses pemadaman pun sempat terkendala teknis di lapangan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, selang air dari armada pemadam kebakaran terlalu pendek, sehingga tidak mampu menjangkau titik api yang berada jauh di area tengah lahan tebu.
Dampak kebakaran ternyata meluas. Tidak hanya lahan milik Haji Sucipto, api dilaporkan ikut melalap sekitar empat petak lahan tebu milik warga lain di sekitarnya. Berdasarkan kesaksian warga di lokasi, ditemukan bekas pembakaran sampah di titik awal munculnya api. Diduga kuat, amukan si jago merah ini dipicu oleh kelalaian aktivitas pembakaran sampah tersebut.
Pasca-kejadian, Haji Sucipto berharap peristiwa serupa tidak terulang kembali di wilayahnya. Ia juga memberikan evaluasi bagi kinerja operasional pemadam kebakaran agar lebih memaksimalkan serta merawat peralatan penunjang tugas mereka di lapangan.
“Kami sangat berharap ke depannya petugas pemadam kebakaran bisa lebih memaksimalkan peralatan yang ada, seperti memperpanjang selang atau memastikan kesiapan armada, agar penanganan kebakaran bisa lebih cepat dan maksimal,” pungkas Haji Sucipto.
Atas kerugian besar yang dialaminya, Haji Sucipto berencana untuk melaporkan peristiwa kebakaran ini ke pihak Polsek Arjasa guna penyelidikan lebih lanjut.






