Ultah Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Kantah Tapsel Tegaskan Komitmen Transformasi Pertanahan Modern

Redaksi

NEWS CAKRA, TAPSEL –  Momentum hari jadi menjadi refleksi penting bagi akselerasi reformasi birokrasi dan penguatan komitmen pelayanan publik di sektor agraria. Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Tapanuli Selatan, Ibu Anita Noveria Lismawaty, S.H., M.H., menyampaikan ucapan Selamat Ulang Tahun kepada Bapak Nusron Wahid, S.S., M.Si., Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dalam keterangan resminya pada hari Senin, (12/10/ 2026).

Pernyataan ini bukan sekadar bentuk seremonial birokrasi, melainkan manifestasi dari soliditas internal institusi dalam mengawal visi besar kementerian. Dedikasi deduktif yang ditunjukkan oleh jajaran pertanahan di tingkat daerah mencerminkan keselarasan garis komando ( line of command ) demi menyukseskan agenda strategis nasional.

Di bawah kepemimpinan strategis Menteri Nusron Wahid, koridor kebijakan agraria nasional mengalami pergeseran paradigma yang signifikan menuju era modernisasi. Semangat transformasi digital menjadi pilar utama yang diakselerasi guna mengikis sekat-sekat birokrasi konvensional yang selama ini dinilai rigid dan lambat.

Digitalisasi administrasi pertanahan yang digalakkan dari pusat hingga ke daerah terbukti mampu memotong rantai birokrasi dan meminimalisasi ruang gerak mafia tanah. Langkah progresif ini menjadi antitesis terhadap ketidakpastian hukum yang kerap membayangi hak-hak keperdataan masyarakat atas tanah mereka.

Selain aspek digital, percepatan program strategis nasional (PSN) di bidang pertanahan menjadi indikator keberhasilan yang krusial pada era kepemimpinan beliau. Pendaftaran tanah yang masif dan tersistematisasi dirancang sedemikian rupa untuk menstimulus pertumbuhan ekonomi makro maupun mikro melalui legalitas aset.

Sinkronisasi antara kepastian hukum hak atas tanah dan peningkatan kualitas pelayanan publik terus digelorakan secara simultan oleh segenap insan ATR/BPN. Muara dari segala pembenahan sistemik ini adalah terwujudnya keadilan agraria, peningkatan kesejahteraan masyarakat secara agregat, serta terciptanya tata ruang yang berkelanjutan.

Baca juga
Retraksi Program "Sigap Koridor" dalam Inovasi Pemerataan Pembangunan di Wilayah Terpencil oleh DPUBM 

Dalam konteks regional, Ibu Anita Noveria Lismawaty menegaskan bahwa prinsip-prinsip integratif tersebut menjadi batu pijakan operasional di Kantah Tapanuli Selatan. Doktrin pelayanan yang ditekankan oleh pusat diinternalisasi secara profesional guna memastikan masyarakat di daerah merasakan langsung dampak nyata dari reformasi agraria.

Segenap jajaran Kantah Kabupaten Tapanuli Selatan turut menyertakan doa komprehensif bagi sang menteri dalam menjalankan amanah konstitusi yang penuh tantangan. Semoga Bapak Nusron Wahid senantiasa diberikan kesehatan yang prima, kebahagiaan universal, serta kekuatan inovatif dalam memimpin gerbong besar Kementerian ATR/BPN.

Harapan besar disematkan agar di bawah nakhoda beliau, institusi ini melangkah pasti menuju ekosistem pelayanan yang semakin “Melayani, Profesional, dan Terpercaya”. Komitmen mutlak ini diharapkan mampu membawa tata kelola pertanahan Indonesia menjadi barometer pelayanan publik yang akuntabel di tingkat Asia tenggara.