NEWS CAKRA, MALANG – Proyek peningkatan dan pengaspalan jalur Gondanglegi–Bantur–Balekambang menuju Jalur Lintas Selatan (JLS) di Kabupaten Malang terus dikebut.
Proyek jalan nasional ini memiliki panjang sekitar 30,485 kilometer, terbagi atas Lot 16A Gondanglegi–Wonokerto dan Lot 16B Wonokerto–Balekambang.
Di akhir tahun 2026, progres Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang terpantau terus berjalan dan telah memasuki wilayah Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, menuju arah JLS.
Kepala DPUBM Kabupaten Malang, Khoirul Isnaidi Kusuma yang akrab disapa Oong, mengungkapkan bahwa target penyelesaian proyek ini rampung sepenuhnya pada Desember 2026.
“Target penyelesaian proyek jalan nasional ini rampung sepenuhnya pada Desember 2026,” ujar Oong.
Adapun lingkup pekerjaannya mencakup pelebaran badan jalan dari 8 meter menjadi 11 meter, rekonstruksi jalan, pembangunan drainase, penggantian jembatan, serta pemasangan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) LED.
Seperti diketahui, proyek rehabilitasi dan pelebaran jalur Gondanglegi–Simpang Balekambang (JLS) di Kabupaten Malang memiliki total anggaran sekitar Rp339 miliar hingga Rp343,7 miliar secara keseluruhan.
Berdasarkan pembagian paket pekerjaannya:
• Lot A (Lot 16A) sepanjang 16 Kilometer: Dianggarkan sekitar Rp167 miliar – Rp168,70 miliar.
• Lot B (Lot 16B) sepanjang 14,48 Kilometer: Dianggarkan sekitar Rp172 miliar – Rp175 miliar.






