NEWS CAKRA, TAPSEL – Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Tapanuli Selatan secara resmi memulai agenda strategis pembekalan bagi para talenta muda yang tergabung dalam Program Magang Nasional 2026. Kegiatan pembekalan, pengarahan, sekaligus bimbingan teknis ini diselenggarakan di Aula Utama Kantah Kabupaten Tapanuli Selatan pada Senin (21/09/2026). Langkah ini menjadi bagian dari komitmen institusi dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, adaptif, serta siap menghadapi dinamika administrasi pertanahan modern.
Penyambutan dan pembukaan rangkaian kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Kantah Kabupaten Tapanuli Selatan, Nora Sartika Gultom, S.E. Kehadiran beliau yang didampingi oleh jajaran pejabat struktural dan fungsional terkait menandakan keseriusan institusi dalam mengelola program ini. Agenda ini dirancang secara komprehensif untuk menjembatani teori akademik yang dimiliki mahasiswa dengan realitas kerja di sektor birokrasi Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Dalam arahannya, Nora Sartika Gultom secara khusus memberikan apresiasi yang tinggi atas antusiasme dan komitmen kompetitif yang ditunjukkan oleh para peserta magang nasional. Beliau menekankan bahwa kesempatan ini merupakan momentum berharga bagi para mahasiswa untuk menyelami tata kelola administrasi publik secara riil. Pengarahan awal ini berfungsi sebagai kompas orientasi agar para peserta memahami visi besar Kementerian ATR/BPN, khususnya dalam mewujudkan pelayanan pertanahan yang berkepastian hukum dan modern.
Lebih lanjut, Nora menegaskan tiga pilar fundamental yang wajib diinternalisasi oleh setiap peserta selama menjalani masa bakti, yakni disiplin yang ketat, integritas tanpa kompromi, serta budaya semangat melayani (spirit of service). Di era transformasi digital ini, insan tata usaha dan pertanahan dituntut untuk memiliki akuntabilitas moral yang tinggi. Nilai-nilai kedisiplinan dan integritas bukan sekadar aturan formal, melainkan fondasi utama untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.
Melalui program Maganghub ini, para peserta diharapkan tidak hanya menjadi pengamat pasif, melainkan mampu melakukan akselerasi adaptasi terhadap ritme kerja birokrasi. Kantah Tapanuli Selatan telah menyiapkan ekosistem kerja yang kondusif agar para mahasiswa dapat menyerap wawasan praktis, mulai dari manajemen tata usaha, pemetaan, hingga aspek hukum pertanahan. Transformasi dari bangku kuliah menuju lingkungan kerja profesional menuntut fleksibilitas berpikir dan kecepatan dalam mengeksekusi tugas.
Institusi juga menaruh harapan besar agar keberadaan para peserta Magang Nasional 2026 ini mampu memberikan stimulan dan kontribusi positif bagi kinerja operasional kantor. Dengan bekal keilmuan mutakhir dari perguruan tinggi masing-masing, ide-ide segar dan inovatif dari para peserta diharapkan dapat membantu efektivitas pelayanan publik. Sinergi antara pengalaman para pegawai senior dan energi pemikiran progresif dari mahasiswa magang dipercaya akan menciptakan ruang kolaborasi yang produktif.
Sebagai penutup dari rangkaian pembukaan, seluruh jajaran terkait di Kantah Kabupaten Tapanuli Selatan menyatakan kesiapannya untuk melakukan pendampingan (mentoring) secara berkala dan terukur. Program magang ini diproyeksikan menjadi miniatur penyiapan kader-kader aparatur sipil negara masa depan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan profesional dalam menata ruang serta mengelola pertanahan di Indonesia.






