Orado Jember Jadi Panggung Lahirnya Atlet dan Industri Baru Domino Menyambut HUT TNI ke-81 di Makodim 0824/Jember

Redaksi

NEWS CAKRA, JEMBER – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai gelaran Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Olahraga Domino (Orado) di Makodim 0824 Jember, Selasa (8/9/2026). Tak sekadar ajang kompetisi, kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-81 pada 5 Oktober 2026 ini menjadi penanda bahwa domino tengah naik kelas dari sekadar permainan rakyat menjadi cabang olahraga berprestasi sekaligus menjanjikan peluang ekonomi.

Dukungan penuh diberikan langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0824 Jember, Letkol Inf Rifqi Muhammad Syuhada, S.I.P., M.I.P. Ia menilai olahraga domino memiliki potensi besar dalam membentuk karakter bangsa sekaligus memperkuat interaksi sosial masyarakat. Sebagai kelanjutan dari rangkaian kegiatan ini, Dandim Jember juga berencana menggelar agenda serupa yang mempertemukan seluruh jajaran TNI di Brigif 9 bersama masyarakat umum.

Ketua Cabang Orado Jember, M. Rofik, S.Pd., menyampaikan bahwa domino kini tidak lagi dipandang sebagai permainan santai biasa. Sejak resmi dideklarasikan pada 7 Januari 2026, kepengurusan Orado telah berkembang pesat hingga terbentuk di 38 provinsi dan ratusan kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

“Ini olahraga yang melatih strategi, kemampuan membaca situasi, dan konsentrasi tinggi. Tidak bisa dimainkan asal-asalan,” ujar M. Rofik di hadapan awak media.

Ia menambahkan, tingginya antusiasme peserta di Jember membuktikan bahwa domino memiliki daya tarik luas di semua kalangan. Lebih dari itu, domino modern mulai bertransformasi membuka peluang sport industry baru—mulai dari penyediaan meja permainan standar, merchandise, hingga berbagai produk kreatif lainnya.

“Target kami bukan hanya mencetak prestasi atlet, tetapi juga bagaimana olahraga ini bisa tumbuh menjadi sport industry yang memberdayakan dan membahagiakan banyak orang,” tambahnya. Di era digital saat ini, domino juga dinilai efektif mengembalikan budaya berkumpul dan bersosialisasi secara langsung, khususnya bagi generasi muda.

Baca juga
Kepala Pekon Wates Pringsewu Bungkam Terkait Realisasi Dana Ketahanan Pangan BUMDes Arta Guna

Jawa Timur sendiri mencatatkan sejarah sebagai provinsi yang aktif menggelar kejuaraan daerah sekaligus siap menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) mendatang. Para pemenang Kejurcab Jember ini diproyeksikan untuk melangkah ke tingkat nasional membawa nama daerah.

Dalam sambutannya, Letkol Inf Rifqi Muhammad Syuhada menegaskan pentingnya nilai-nilai sportivitas dalam olahraga.

“Olahraga itu bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana membentuk sportivitas, strategi, dan kepribadian,” tegas Dandim. Menurutnya, domino memiliki keunggulan yang setara dengan catur dan bridge karena menuntut kecerdasan berpikir serta ketahanan mental.

Selain itu, Dandim melihat domino sangat relevan untuk mendukung kegiatan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) yang sedang digalakkan di Kabupaten Jember. Sifatnya yang inklusif, murah, dan mudah dijangkau menjadikannya media interaksi warga yang efektif.

“Kalau warga berkumpul, mengobrol, dan bermain bersama, di situlah kebersamaan terbangun dan solusi-solusi kemasyarakatan lahir,” pungkasnya.

Melalui kemasan kejuaraan yang semakin profesional dan modern, Orado optimistis domino akan terus berkembang menjadi salah satu olahraga populer dan bergengsi di Tanah Air.

Penulis: IdhamEditor: Red