27 Dekranasda Kabupaten/Kota Meriahkan Pekan Kerajinan Jabar, Kekayaan Kriya Budaya Ditampilkan sekaligus Ajang Promosi dan Kolaborasi

Redaksi

JAWA BARAT

Newscakra – Wakil Gubernur Jawa Barat (Wagub Jabar), H. Erwan Setiawan membuka kegiatan Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) yang diinisiasi oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan diikuti oleh 27 peserta Kabupaten/Kota di Trans Convention Center Kota Bandung Jabar, Jum’at (26/6/2026).

“PKJB tahun 2026 ini merupakan sebuah ajang yang menampilkan kekayaan kriya dan budaya Jabar sekaligus menjadi sarana promosi, kolaborasi, dan penguatan ekonomi kreatif daerah. Mengingat, Jabar merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di indonesia lebih dari 50 juta jiwa, dengan luas wilayah lebih dari 35 ribu kilometer persegi yang mencakup 18 kabupaten dan 9 kota. Sehingga, potensi sumber daya manusia yang besar, didukung kekayaan budaya dan keberagaman tradisi, menjadikan Jabar memiliki modal yang kuat untuk terus tumbuh sebagai pusat ekonomi, industri, dan ekonomi kreatif nasional,” ucap Wagub Erwan.

Menurut Wagub Erwan, bahwa di berbagai wilayah Jabar telah tumbuh dan berkembang sentra-sentra kerajinan yang menghasilkan beragam produk unggulan dengan karakteristik dan keunikan masing-masing. Mulai dari wastra, anyaman, bambu, kayu, kulit, keramik, logam, hingga berbagai produk kriya lainnya yang tidak hanya menjadi identitas budaya daerah, tetapi juga menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat dan penggerak perekonomian daerah.

“Di tengah dinamika perekonomian global, perkembangan teknologi, dan perubahan perilaku pasar yang berlangsung sangat cepat, kita dihadapkan pada tantangan untuk terus beradaptasi serta meningkatkan kualitas, inovasi, serta daya saing produk daerah. Namun, di balik tantangan ini, Jabar memiliki peluang yang sangat besar melalui kekayaan kriya dan budaya, kreativitas para perajin, kekuatan UMKM yang tersebar di berbagai daerah, serta pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan nilai tambah produk unggulan daerah,” kata Erwan.

Baca juga
UNICEF Berharap Kabupaten Bandung Bisa Jadi Contoh Kabupaten/Kota Lain dalam Pemenuhan Hak Anak

Hal itu, sambung Erwan, sejalan dengan semangat mewujudkan Jabar Istimewa. Bahkan, Pemprov Jabar terus mendorong pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya sebagai salah satu pilar pembangunan daerah. Dalam konteks tersebut, sektor kriya memiliki peran yang sangat strategis karena mampu menjaga warisan budaya sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

“PKJB tahun 2026 ini juga merupakan salah satu wujud nyata komitmen Pemprov dan Dekranasda Jabar guna mendorong pengembangan kriya sebagai bagian dari penguatan ekonomi kreatif daerah, sekaligus upaya pelestarian warisan budaya yang menjadi identitas Jawa Barat.

PKJB tahun ini juga bukan sekadar pameran, melainkan menjadi wujud keyakinan bahwa kriya dan ekonomi kreatif Jabar terus hidup, berkembang, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan akar budayanya,” tutur Wagub Erwan.

Lebih jauh, Erwan mengatakan, bahwa Pemprov Jabar menyambut baik berbagai inovasi dan upaya promosi yang terus dilakukan untuk memperkenalkan produk-produk kriya unggulan daerah kepada masyarakat yang lebih luas. Ia meyakini bahwa semakin banyak ruang apresiasi, edukasi, dan promosi yang diberikan kepada para perajin dan pelaku UMKM, maka akan semakin besar pula peluang bagi produk-produk unggulan Jabar untuk berkembang dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.

“Dari berbagai rangkaian kegiatan PKJB, fashion show yang akan kita saksikan pada hari ini menjadi salah satu etalase terbaik untuk menampilkan kreativitas, keunikan, dan keunggulan karya para perajin dari 27 kabupaten/kota se-Jabar. Melalui peragaan ini, kita dapat menyaksikan bagaimana kekayaan wastra dan kriya Jabar dihadirkan dalam balutan karya yang modern, inovatif serta berdaya saing,” kata Erwan.

Wagub Jabar juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para Bupati dan Walikota serta para Ketua Dekranasda kabupaten/kota, para perajin, desainer, pelaku umkm, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan kontribusi terhadap pengembangan kriya dan promosi produk unggulan daerah. Kolaborasi dan partisipasi aktif ini menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat ekosistem kriya dan ekonomi kreatif serta meningkatkan daya saing produk unggulan Jabar.

Baca juga
Safari Ramadhan di Ciparay, Perkuat Sinergi dan Kesadaran Publik untuk Jawa Barat yang Aman

“Mari kita terus mendukung para perajin dan pelaku usaha kreatif agar mampu menjadi penggerak perekonomian daerah. Karya mereka bukan hanya menciptakan nilai tambah ekonomi dan membuka lapangan kerja, tetapi juga menjaga, merawat dan memperkenalkan kekayaan budaya Jabar kepada dunia.
Mari bersama-sama menjadikan kriya Jabar sebagai kebanggaan budaya sekaligus kekuatan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat daya saing Jabar di masa depan,” pungkas Wagub Jabar, Erwan Setiawan. (*)

Sumber : Humas Wagub Jabar

Penulis: RF.008Editor: Kaperwil Jabar