DPUBM Malang Percepat Pengerjaan Jalan dan Jembatan Lot B Wonokerto–Balekambang

Redaksi

MALANG, Newscakra.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang terus menggenjot pembangunan jaringan jalan dan jembatan guna meningkatkan konektivitas menuju wilayah Malang Selatan. Proyek penataan infrastruktur pada Tahun Anggaran (TA) 2026 ini ditargetkan memasuki tahap finishing.

Pembangunan tersebut merupakan bentuk dukungan sinergis antara pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat pengembangan kawasan destinasi wisata Pantai Selatan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Kepala DPUBM Kabupaten Malang, Khairul Anam Isnaidi, menyampaikan bahwa pembangunan jalan dan jembatan menuju Jalur Lintas Selatan (JLS) memiliki peran strategis. Selain mempercepat konektivitas antarwilayah, infrastruktur ini mendukung mobilitas warga dan membuka peluang ekonomi baru.

“Saat ini kami terus mengupayakan percepatan pembangunan jalan dan jembatan dari Wonokerto, Kecamatan Bantur, menuju JLS atau Balekambang. Pengerjaan ini merupakan bagian dari proyek nasional ruas Gondanglegi–Balekambang,” ujar pria yang akrab disapa Oong tersebut.

Ia merinci, total anggaran untuk pengerjaan ruas Lot B (Wonokerto–Balekambang) sepanjang 14,48 km mencapai Rp175 miliar, yang bersumber dari bantuan luar negeri dan APBN. Anggaran tersebut mencakup rekonstruksi jalan serta sejumlah jembatan. Secara keseluruhan, total anggaran terpadu untuk pengerjaan Lot A (Gondanglegi–Wonokerto) dan Lot B dialokasikan sebesar Rp343,70 miliar.

Pengerjaan Lot B mencakup rekonstruksi serta pembongkaran total empat jembatan utama di wilayah Wonokerto, Srigonco, dan Bantur agar lebarnya menyesuaikan dengan badan jalan baru.

“Nilai anggaran khusus untuk keempat jembatan tersebut tidak dirinci secara terpisah, melainkan sudah melebur ke dalam satu paket kontrak pengerjaan fisik jalan dan jembatan Lot B,” pungkasnya.

Baca juga
Kapolda Riau Herry Heryawan Diduga Buta Hukum, Persidangan Jekson Sihombing Harus Dihentikan