Warga Tanjungrejo Kecam Bupati Probolinggo: “Jangan Jegidek dan Pura-pura Buta” Soal Jalan Desa Hancur Dihajar Tambang

Redaksi

PROBOLINGGO, Newscakra.com – Warga 4 desa di Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo meluapkan kemarahan. Jalan desa yang menghubungkan Tambakrejo, Tanjungrejo, Klampok dan Pamatan rusak parah dan dituding akibat operasional armada tambang yang melanggar tonase.

Keluhan paling keras datang dari Desa Tanjungrejo. Jalan penghubung antar desa yang baru diperbaiki kini kembali berlubang, retak, dan bergelombang.

“Percuma pemerintah alokasikan dana miliaran rupiah dari pajak rakyat kalau muatan armada tambang terus dibiarkan tidak sesuai tonase dan langgar aturan kelas jalan,” ungkap Haifur, tokoh pemuda Tanjungrejo, Minggu, 9 Agustus 2026.

Menurut Haifur, setiap hari ada ratusan armada tambang hilir mudik membawa material puluhan ton. Beban itu jauh melebihi kapasitas jalan desa yang tidak didesain untuk kendaraan berat.

Warga juga kecewa dengan pemasangan portal besi megah di pintu masuk Jalan Desa Tambakrejo – Tanjungrejo.
“Toh tidak mempengaruhi batas maksimal kelas jalan. Armada tambang tetap bawa material dengan tonase puluhan ton dan ratusan armada hilir mudik tiap hari,” ujarnya.

“Itu yang menjadi penyebab utama kerusakan jalan desa kami, dan ujungnya warga yang rugi,” tegas Haifur.

Ia menuding Pemkab Probolinggo hanya bersikap seremonial.
“Pemerintah Kabupaten Probolinggo seolah hanya seremonial dan memakai aturan lipstik belaka. Seolah bertindak namun nyatanya membiarkan jalan rusak akibat armada tambang,” kata Haifur.

Kekecewaan itu memuncak hingga warga melontarkan kecaman langsung kepada Bupati.

“Pemerintah jangan jegidek dan pura-pura buta. Turun ke lapangan, lihat kondisi jalan kami. Jangan sampai kami yang bayar pajak tapi kami juga yang menanggung kerusakan,” ketus Haifur.

Warga mendesak Pemkab Probolinggo segera menindak tegas perusahaan tambang dan pemilik armada yang melanggar aturan tonase. Perlu ada pengawasan rutin dan penegakan Perda tentang kelas jalan agar kerusakan tidak terus berulang.

Baca juga
Karier Febrie Andriansyah Tamat, Kejaksaan dan Kepolisian Kian Erat

Hingga berita ini diturunkan, Media Ini masih berupaya mengonfirmasi Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP Kabupaten Probolinggo terkait pengawasan armada tambang di ruas jalan desa Tambakrejo – Lumbang.

Penulis: Red