Warga Dawuhan Resah, Paska Proyek Normalisasi Diduga Rusak Tangkis Penahan Banjir

Redaksi
oppo_2

Newscakra.com, SITUBONDO — Pelaksanaan proyek normalisasi sungai di Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Situbondo, memicu kekhawatiran dan keresahan di tengah masyarakat setempat. Proyek yang seharusnya bertujuan mencegah luapan air saat musim hujan tersebut diduga justru merusak konstruksi tangkis penahan banjir yang sudah ada sebelumnya.

Berdasarkan pantauan dan keluhan warga sekitar, alat berat yang dikerahkan dalam proses pengerukan sungai disinyalir menghantam dan merusak bagian struktur tangkis. Kerusakan ini dikhawatirkan dapat memperlemah fungsi penahan air, terutama saat debit sungai meningkat drastis.

Kelurahan Dawuhan dikenal sebagai salah satu kawasan yang cukup rawan terdampak luapan air ketika arus sungai deras meluap. Keberadaan tangkis penahan air selama ini menjadi benteng utama warga pemukiman di sekitar bantaran sungai.

“Tangkis ini sangat vital untuk keselamatan pemukiman kami. Jika tangkisnya jebol atau hancur gara-gara pengerukan, saat hujan deras turun nanti justru air sungai bisa langsung menerjang rumah warga,” ujar bang Don aktivis muda Situbondo.

Warga menyayangkan kurangnya kehati-hatian pihak pelaksana proyek dalam mengoperasikan alat berat saat pembersihan dan pengerukan alur sungai.

Masyarakat Kelurahan Dawuhan berharap pihak dinas terkait beserta kontraktor pelaksana proyek segera turun ke lapangan untuk meninjau kerusakan tersebut. Warga mendesak agar perbaikan struktur tangkis yang rusak dapat segera dilakukan sebelum memasuki puncak musim penghujan. (Sony)

 

Baca juga
Tokoh Adat Labuhan Ratu Kritisi Penanganan Narkoba : "Jangan Sampai Negara Terlihat Diam"