MALANG, Newscakra.com – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispangtan) Kota Malang menggelar Pelatihan Pangan Olahan Berbasis Sumber Daya Lokal. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Atria, Jl. Letjen S. Parman No. 87-89, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, pada Rabu (19/8/2026).
Pelatihan ini merupakan program edukasi sekaligus praktik yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat dalam mengolah bahan pangan lokal seperti singkong, jagung, ubi, maupun sagu menjadi produk makanan yang kreatif, bernilai gizi tinggi, dan memiliki nilai jual.
Acara tersebut dihadiri oleh warga Kota Malang dengan menghadirkan narasumber dari Universitas Widyagama Kota Malang dan PT Canggih Fully Group.
Kepala Dispangtan Kota Malang, Slamet Husnan Hariyadi, S.P., menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk mengasah keterampilan masyarakat dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi sajian yang beragam, bergizi seimbang, dan aman (B2SA). Dengan demikian, kebutuhan gizi keluarga dapat terpenuhi secara optimal.
Slamet menambahkan, salah satu tantangan utama sektor pertanian di Kota Malang adalah menyusutnya lahan pertanian. Oleh karena itu, warga dituntut untuk lebih inovatif dalam melakukan hilirisasi hasil pertanian melalui produk pangan olahan.
“Tujuan utama pelatihan ini antara lain mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap satu jenis bahan pangan pokok seperti beras, serta memberikan nilai tambah dengan mengubah bahan mentah berharga terjangkau menjadi produk olahan bernilai ekonomi lebih tinggi,” ujar Slamet.
Ia juga menegaskan bahwa program ini bertujuan memastikan asupan gizi keluarga tetap beragam, seimbang, dan aman untuk mencegah stunting, sekaligus mendorong lahirnya UMKM baru di tingkat kelurahan.






