Pertemuan Konsolidasi MADAS Sedarah Probolinggo, Pengurus Jatim Tekankan Disiplin Organisasi dan Penguatan Struktur Hingga Tingkat DPAC

Redaksi

PROBOLINGGO, Newscakra.com – Upaya memperkuat soliditas organisasi terus dilakukan oleh MADAS Sedarah. Hal itu terlihat dalam pertemuan konsolidasi yang mempertemukan jajaran pengurus DPD MADAS Sedarah Jawa Timur, DPC Kabupaten Probolinggo, serta seluruh Ketua DPAC se-Kabupaten Probolinggo yang digelar di Warung Kencur, Kota Probolinggo, Selasa (18/08/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan visi, memperkuat koordinasi, sekaligus membuka ruang dialog bagi para Ketua DPAC dalam menyampaikan berbagai persoalan dan aspirasi yang berkembang di wilayah masing-masing.

Sekretaris DPD MADAS Sedarah Jawa Timur, Aba Kiki, menegaskan bahwa kekuatan organisasi tidak hanya terletak pada jumlah anggota, tetapi juga pada soliditas, loyalitas, dan komunikasi yang terbangun dari tingkat bawah hingga tingkat provinsi.

Sementara itu, Aba Didik, Sekretaris Mahkamah Kode Etik (MKE) Jawa Timur, memberikan pemaparan terkait tugas dan fungsi MKE dalam menjaga marwah organisasi. Ia menekankan pentingnya seluruh Ketua DPAC memahami mekanisme kode etik agar roda organisasi berjalan sesuai aturan dan terhindar dari tindakan yang dapat merugikan nama baik MADAS Sedarah.

“Mahkamah Kode Etik hadir bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk menjaga kehormatan organisasi. Semua pengurus harus memahami batasan, kewajiban, dan tanggung jawabnya,” tegasnya di hadapan peserta.

Dalam kesempatan yang sama, Aba Didin dari Tim Cyber DPD MADAS Sedarah Jawa Timur turut memberikan arahan mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dan media digital sebagai sarana memperkuat citra organisasi sekaligus menangkal berbagai informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Ketua DPC MADAS Sedarah Kabupaten Probolinggo, Suhermanto, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut merupakan langkah strategis untuk mempererat hubungan antar pengurus sekaligus memastikan seluruh program organisasi dapat berjalan selaras hingga tingkat kecamatan.

Baca juga
Membongkar Tabir Mandeknya Dana Media di DPRD Bengkulu Utara: Kelalaian Administrasi atau Permainan Internal?

Suhermanto menegaskan bahwa setiap DPAC harus menjadi garda terdepan dalam mengawal kepentingan masyarakat serta menjaga nama baik organisasi di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Sementara itu, Penasehat MADAS Sedarah Kabupaten Probolinggo, Habib Mustofa, berharap pertemuan tersebut membawa hikmah dan manfaat besar bagi perjalanan organisasi ke depan.

“Jadikan forum ini sebagai wadah menyampaikan gagasan, kritik, dan unek-unek yang selama ini mungkin belum tersampaikan. Organisasi akan besar apabila seluruh pengurus mau membuka diri, saling mendengar, dan bersama-sama mencari solusi,” ungkapnya.

Diskusi yang berlangsung terbuka membuat para Ketua DPAC leluasa menyampaikan berbagai persoalan di lapangan, mulai dari penguatan kaderisasi, koordinasi internal, hingga peran organisasi dalam merespons kebutuhan masyarakat.

Pertemuan ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa MADAS Sedarah terus berbenah dan memperkuat fondasi organisasi dari tingkat bawah. Dengan komunikasi yang lebih terbuka dan struktur yang semakin solid, organisasi diharapkan mampu menjadi kekuatan sosial yang hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjaga nilai-nilai perjuangan yang menjadi ruh MADAS Sedarah.

Penulis: ImronEditor: Red