Tepis Isu “PKB Comeback”, Gus Lilur Dukung Kepengurusan PBNU Inklusif Versi Gus Kikin

Redaksi
Oplus_0

NEWS CAKRA — Dinamika rapat formatur pertama penyusunan kepengurusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menuai sorotan dari kalangan warga nahdliyin. Langkah Ketua Umum PBNU Terpilih, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), yang mengedepankan profesionalisme dan keterwakilan wilayah dalam menyusun struktur kepengurusan, mendapat dukungan penuh dari elemen akar rumput NU.

Tokoh warga NU dan Kyai Kampung, HRM. Khalilur R. Abdullah Sahlawiy Yang Selama Ini Akrab Diaapa Gus Lilur, menegaskan bahwa kriteria yang diusung Gus Kikin merupakan langkah objektif dan egaliter demi mewujudkan PBNU yang mencerminkan wajah Indonesia, bukan sekadar representasi daerah tertentu.

“Kami menyambut baik dan mendukung penuh sikap profesional serta egaliter Gus Kikin dalam menyusun kepengurusan PBNU. PBNU adalah wadah bagi seluruh warga nahdliyin dari Sabang sampai Merauke,” ujar gus Lilur

Ia menepis isu dan narasi menyesatkan yang menyebutkan adanya upaya “PKB Comeback” pasca diusulkannya nama Lukman Edy sebagai Sekjen PBNU. Menurutnya, pemunculan nama mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) tersebut didasarkan pada rekam jejak, kapasitas, serta pengalaman kepemimpinan yang mumpuni.

“Pengusulan Lukman Edy murni pertimbangan profesionalitas. Beliau memiliki pengalaman mumpuni di pemerintahan maupun organisasi, serta merupakan bagian dari tim kerja yang berjuang bersama Gus Kikin. Wajar jika seorang Ketua Umum memilih sekretaris jenderal yang kompeten dan dapat bekerja sama secara nyaman serta efektif,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gus Lilur mengimbau seluruh pihak untuk menghentikan spekulasi dan gosip politik yang tidak konstruktif pasca-Muktamar/Mubes. Ia mengingatkan pentingnya menjaga keterwakilan antarwilayah mengingat posisi Rais Aam dan Ketua Umum PBNU saat ini telah diampu oleh tokoh asal Jawa Timur.

“PBNU bukan PWNU Jawa Timur. Keterwakilan wilayah di luar Jawa Timur sangat penting agar struktur PBNU mencerminkan keberagaman dan keadilan bagi seluruh PCNU dan PWNU se-Indonesia. Jangan sampai dinamika intern ini ditanggapi dengan reaksi berlebihan yang memicu fitnah,” tegasnya.

Baca juga
SINERGI MEMBANGUN NEGERI; JAYALAH NKRI!!!

Mengakhiri keterangannya, Gus Lilur menyampaikan pesan semangat kepada Ketum PBNU Terpilih untuk terus melangkah membawa PBNU ke arah yang lebih inklusif dan berintegritas.

“Terus maju Gus Kikin. Semoga langkah-langkah dalam menata organisasi senantiasa dibersamai restu dan keberkahan dari para Muassis (pendiri) Nahdlatul Ulama,” pungkasnya.

 

Penulis: HalimaEditor: Red