MERIAH! KARNAVAL UMUM DESA GRENDEN , GELAR BUDAYA NUSANTARA GUNCANG WARGA

Redaksi
Oplus_131072

NEWS CAKRA, JEMBER – Suasana meriah menyelimuti Desa Grenden, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember. Warga antusias menggelar Karnaval Umum dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, dengan mengusung tema “Gelar Budaya Nusantara.”

Acara ini sangat memikat perhatian warga dan pengunjung. Berbagai penampilan spektakuler yang mencerminkan kekayaan budaya dari berbagai daerah di Indonesia ditampilkan dengan penuh semangat.

Karnaval diikuti oleh berbagai elemen masyarakat Desa Grenden, mulai dari RT, RW, hingga dusun. Setiap peserta tampil dengan kostum khas, dekorasi menarik, dan koreografi yang memukau, membuat jalannya karnaval terasa hidup dan penuh semangat kebangsaan.

Kepala Desa Grenden, Suyono, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh warga yang telah menunjukkan antusiasme dan gotong royong demi kesuksesan acara tersebut.

“Saya sangat berterima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Grenden, Kecamatan Puger, yang begitu antusias dan kompak memeriahkan karnaval ini. Semoga kegiatan ini bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga memberi dampak ekonomi yang positif, khususnya bagi para pelaku UMKM,” ujarnya.

Pernyataan tersebut bukan tanpa alasan. Sepanjang jalur karnaval, puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal memanfaatkan momen ini untuk berjualan aneka produk, mulai dari kuliner tradisional, kerajinan tangan, hingga aksesori khas daerah. Tingginya jumlah pengunjung membuat penjualan mereka meningkat signifikan dibanding hari-hari biasa.

Menurut beberapa pedagang, omzet penjualan selama acara bisa melonjak hingga dua kali lipat. “Alhamdulillah, dagangan cepat habis. Banyak pembeli yang datang dari luar desa juga,” ungkap salah satu penjual jajanan tradisional di area karnaval.

Acara karnaval ini resmi diberangkatkan langsung oleh Kepala Desa Grenden, Suyono.

Adapun pesertanya berasal dari Dusun Kapuran, Dusun Krajan 1, Dusun Karangsono, Dusun Ngaretan, Dusun Krajan 2, dan 1 regu dari Pemdes Grenden.

Baca juga
Surat Terbuka kepada Presiden Republik Indonesia

Sebanyak 20 regu peserta turut dimeriahkan dengan iringan sound horeg yang membuat peserta makin bersemangat, meskipun karnaval digelar malam hari dan menempuh perjalanan dari start menuju finis sekitar 3 kilometer.

Selain memberikan hiburan dan memperkuat rasa persatuan, Karnaval Desa Grenden juga membuktikan bahwa kegiatan berbasis budaya dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Panitia berharap, keberhasilan tahun ini bisa menjadi pijakan untuk menyelenggarakan acara yang lebih besar dan berdampak di tahun-tahun berikutnya.

Penulis: IdhamEditor: Red