Proyek Revitalisasi SMPN 17 Bengkulu Tengah Menuai Sorotan, Kualitas Bangunan Dipertanyakan

Redaksi

NEWS CAKRA, BENTENG — Proyek revitalisasi fasilitas bangunan di SMP Negeri 17 Kabupaten Bengkulu Tengah menuai sorotan publik. Pembangunan yang bersumber dari anggaran negara tersebut diduga dikerjakan asal-jadi dan Diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis maupun kebutuhan sekolah.

Berdasarkan hasil pemantauan dan kontrol sosial tim media di lokasi pada Selasa (21/10), ditemukan sejumlah indikasi pengerjaan yang dinilai minim kualitas. Fisik bangunan seperti lantai sekolah hingga drainase (siring) di sekitar area bangunan sudah mengalami keretakan yang cukup signifikan di beberapa titik.

Selain masalah kualitas fisik, keberadaan papan informasi proyek (papan merk) juga diduga sengaja disembunyikan dan tidak dipasang di tempat terbuka. Hal ini memperkuat dugaan kurangnya transparansi serta mengindikasikan adanya potensi penyimpangan anggaran dalam pelaksanaan proyek revitalisasi tersebut.

Dugaan pengurangan volume bahan material dan penggunaan material yang tidak memenuhi standar kelayakan turut menjadi catatan kritis. Keretakan pada struktur bangunan yang baru selesai/sedang dibangun ini dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan serta kenyamanan para siswa dan tenaga pengajar saat kegiatan belajar-mengajar berlangsung.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Sekolah SMPN 17 Bengkulu Tengah belum memberikan klarifikasi atau tanggapan resmi. Upaya konfirmasi yang dilayangkan oleh awak media melalui pesan tertulis WhatsApp belum mendapatkan jawaban.

Tim media beserta masyarakat setempat berharap pihak dinas terkait serta aparat penegak hukum (APH) dapat turun tangan meninjau langsung kondisi proyek di lapangan guna melakukan audit dan evaluasi atas dugaan penyelewengan dana revitalisasi tersebut.

Baca juga
Media Asing Soroti Pencopotan Kepala Badan Gizi Nasional oleh Presiden Prabowo
Penulis: Red