KOTA PASURUAN, newscakra.com — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur, Drs. H. Eddy Paripurna, M.Si., menggelar Reses Masa Persidangan III Tahun Anggaran 2025 guna menyerap aspirasi masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Aula Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan pada Minggu (26/7/2026).
Agenda reses ini dihadiri oleh jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan, badan dan sayap partai, serta sejumlah tokoh masyarakat dari berbagai kelurahan. Pembukaan acara ditandai dengan pengumandangan lagu Indonesia Raya, Hymne PDI Perjuangan, Mars PDI Perjuangan, serta lagu Marhaenisme yang dipandu oleh Dewi Sartika.
Dalam sambutannya, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan, Mahfud Husaeri, S.T., menegaskan pentingnya reses sebagai instrumen vital dalam menjaring problematika warga. Ia menilai ruang dialog antara anggota legislatif dan konstituen harus difungsikan secara optimal untuk menginventarisasi berbagai persoalan daerah yang membutuhkan solusi konkret.
Tak hanya itu, Mahfud juga menegaskan target politik DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan menuju Pemilu 2029. Pihaknya menginstruksikan seluruh jajaran partai untuk memperkuat konsolidasi serta kerja-kerja politik di akar rumput demi merealisasikan target minimal dua kursi di setiap daerah pemilihan (dapil).
“Kegiatan reses ini harus menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung. Aspirasi tersebut wajib dicatat, dikawal, dan diperjuangkan sesuai kewenangan yang ada. Menghadapi Pemilu 2029, konsolidasi dan kerja-kerja partai harus terus diperkuat agar target minimal dua kursi per dapil dapat terwujud,” ujar Mahfud.
Pada kesempatan yang sama, Eddy Paripurna menyampaikan apresiasi atas kehadiran serta antusiasme pengurus, kader, dan tokoh masyarakat. Ia menggarisbawahi pentingnya menjaga soliditas dan mengedepankan prinsip kerja kolektif-kolegial dalam menjalankan fungsi keanggotaan partai.
Eddy mengingatkan bahwa kerja politik tidak dapat dicapai secara individual, melainkan membutuhkan sinergi dan semangat gotong royong antarstruktur partai, kader, dan elemen masyarakat.
“Sebagai kader partai, kita harus bekerja bersama secara kolektif-kolegial dan bergotong royong. Kuncinya adalah kompak dan solid. Hal terpenting adalah bagaimana kerja-kerja kerakyatan terus dihadirkan sehingga keberadaan partai benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Eddy.
Dalam arahannya, Eddy juga mengulas kilas balik sejarah PDI Perjuangan di Kota Pasuruan yang tidak terlepas dari dinamika perjuangan politik nasional. Ia mengajak para kader generasi muda untuk memahami akar sejarah serta meneladani perjuangan para senior yang telah membesarkan partai.
Secara khusus, Eddy menyebut almarhum Pujo Basuki sebagai salah satu tokoh sentral yang memberikan kontribusi besar bagi perjalanan PDI Perjuangan di Kota Pasuruan. Menurutnya, rekam jejak perjuangan para pendahulu harus menjadi fondasi moral bagi kader saat ini dalam mengawal aspirasi publik.
“Sejarah PDI Perjuangan di Kota Pasuruan memiliki perjalanan panjang. Kita tidak boleh melupakan jasa para tokoh yang telah berjuang membesarkan organisasi. Meneruskan semangat perjuangan mereka berarti merealisasikannya melalui kerja nyata di tengah masyarakat,” tegas wakil rakyat dari Dapil Jatim III tersebut.
Reses sejatinya menjadi jembatan strategis bagi wakil rakyat untuk berinteraksi langsung dan memetakan kebutuhan riil konstituen. Namun, efektivitas reses tidak sekadar diukur dari banyaknya usulan yang dihimpun, melainkan pada kejelasan mekanisme pengawalan aspirasi dari tingkat perencanaan pembangunan hingga pembuat kebijakan.
Aspirasi warga perlu dipilah secara proporsional berdasarkan skala prioritas dan kewenangan, baik di tingkat pemerintah kota maupun provinsi, agar proses tindak lanjut dapat berjalan transparan dan terukur.
Di sisi lain, target rasional perolehan minimal dua kursi di setiap dapil pada Pemilu 2029 menjadi tantangan tersendiri bagi DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan. Target tersebut menuntut konsistensi kehadiran kader di tengah masyarakat secara berkelanjutan, bukan hanya saat momentum menjelang Pemilu.
Dengan menyinergikan fungsi pengawasan dan pengawalan aspirasi hasil reses serta konsolidasi partai yang solid, PDI Perjuangan Kota Pasuruan diharapkan mampu menjaga kepercayaan publik sekaligus menghadirkan pelayanan legislatif yang optimal bagi kepentingan masyarakat luas.






