SURABAYA, Newscakra.com – Aliansi Media Peduli Situbondo mendatangi Kantor Direksi PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) di Surabaya, Rabu (12/8). Kedatangan mereka bertujuan untuk menindaklanjuti permasalahan pencemaran debu ampas tebu (tolato) dan limbah cair dari PG Asembagus yang dinilai tak kunjung diselesaikan.
Aliansi yang menaungi sejumlah media lokal, LSM Penjara, LBH Cakra, dan Tim Pencari Fakta (TPF) ini menilai jajaran manajerial PG Asembagus saat ini gagal menjalankan fungsi manajemen dengan baik. Dampaknya, polusi udara dan limbah cair terus terjadi hingga merugikan masyarakat di sekitar area pabrik.
“Permasalahan ini sudah berlangsung lama tanpa ada penyelesaian yang tuntas. Banyak warga yang dirugikan dan menjadi korban dampak polusi tersebut,” tegas perwakilan Aliansi di sela-sela kegiatan.
Selain menyoroti dampak lingkungan, Ketua Aliansi Media Peduli Situbondo, David, turut mengkritik kinerja Kepala Keamanan (Kakam) PG Asembagus yang dinilai tidak mampu menciptakan suasana kondusif di lingkungan operasional pabrik.
“Kami mendesak General Manager (GM) dan Kepala Keamanan PG Asembagus untuk segera mundur dari jabatannya. Mereka kami anggap sudah tidak layak dan tidak mampu lagi memimpin,” ujar David tegas saat ditemui jajaran Divisi Hukum Kantor Direksi SGN Surabaya.
Dalam audiensi tersebut, Aliansi yang bertindak atas nama warga Asembagus dan sekitarnya menegaskan akan terus mengawal tuntutan ini sampai ada langkah konkret dari pihak direksi.
“Kami menuntut hak masyarakat atas udara yang bersih dan sehat. Operasional pabrik tidak boleh lagi menimbulkan ancaman penyakit maupun risiko kecelakaan bagi warga. Kesehatan dan keselamatan masyarakat Asembagus harus terjamin,” pungkas David.






