Newscakra.com
DISPEN KORMAR (SITUBONDO) – Kepala Departemen Pembinaan Pasukan Pendarat (Kadepbinpasrat) Kolonel Marinir Dedy Suparwanto secara resmi menutup Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2026. Upacara penutupan berlangsung di lapangan Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) 5 Baluran, Karangtekok, Situbondo, Jumat (31/07/2026).
Rangkaian upacara diawali dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban oleh Komandan Satuan Pendidikan (Dansatdik) Puslatpurmar 5 Baluran, Letkol Marinir Yusman Efendi, M.Tr.Opsla., dilanjutkan dengan prosesi penanggalan tanda siswa serta penyematan pin Bela Negara kepada perwakilan peserta.

Sebanyak 373 peserta Diklat SPPI KDKMP dan KNMP dinyatakan lulus setelah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan yang berlangsung sejak 17 Juni hingga 31 Juli 2026. Selama kurun waktu tersebut, para peserta dibekali materi pendidikan bela negara serta pelatihan manajerial.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), Kadepbinpasrat membacakan amanat Sekertaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Sekjen Kemhan) Republik Indonesia. Dalam amanat tersebut, Sekjen Kemhan menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara serta seluruh pihak yang telah bekerja keras dan berdedikasi sehingga pelatihan berjalan lancar dan mencapai sasaran yang ditetapkan.

Sekjen Kemhan menekankan bahwa pendidikan dan pelatihan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknis, tetapi juga menempa karakter, kepemimpinan, integritas, kedisiplinan, serta semangat bela negara para peserta.
“Selamat kepada seluruh lulusan Pendidikan dan Pelatihan SPPI KDKMP dan KNMP Tahun 2026,” ujar Kadepbinpasrat saat membacakan amanat Sekjen Kemhan.
“Jadilah insan yang senantiasa menjunjung tinggi etika, disiplin, dan tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas. Teruslah meningkatkan kompetensi diri agar mampu menjawab dinamika lingkungan strategis serta pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” pungkasnya.






